
Highlight
-
Apa yang membuat Adrien Brody memenangkan Oscar 2025?
Adrien Brody memenangkan Oscar 2025 sebagai Aktor Terbaik berkat perannya dalam film The Brutalist, di mana ia berperan sebagai László Tóth, seorang arsitek Yahudi yang berjuang setelah mengalami trauma Holocaust. Kemenangannya mengalahkan nominasi berat seperti Timothée Chalamet dan Ralph Fiennes.
-
Apa tema utama dari film The Brutalist?
Film The Brutalist mengangkat tema perjuangan imigran yang penuh trauma. Alur cerita mengikuti László Tóth yang berimigrasi ke AS dan berhadapan dengan konflik pribadi dan profesional, termasuk adegan-adegan yang menggambarkan kekerasan dan dominasi, serta kritik terhadap kapitalisme dan impian Amerika.
-
Apa makna di balik akhir film The Brutalist?
Akhir film The Brutalist menggambarkan epilog di tahun 1980 di mana karya László dipamerkan meskipun trauma dan konflik personalnya tidak terselesaikan. Pesan yang disampaikan adalah bahwa meskipun penderitaan yang dialami László tidak diakui, karyanya abadi, menunjukkan bahwa kesuksesan tidak menghapus luka yang dialami.
-
Apa yang dikatakan kritikus tentang akting Adrien Brody di The Brutalist?
Kritikus mengakui akting Adrien Brody dalam The Brutalist sebagai "menyentuh dan brutal." Film ini juga mendapatkan rating 97% di Rotten Tomatoes, dengan banyak penonton dan kritikus berdebat tentang twist cerita yang membuat film ini relevan untuk generasi muda dalam membahas isu-isu seperti diskriminasi dan kesehatan mental.
Baca juga:
Alur Cerita Anora: Sabet 5 Oscar dan Fenomena Mikey Madison!
Squid Game Season 2: Penjelasan Semua Game Paling Brutal
Kisah Nyata Petaka Gunung Gede, Jangan Nonton Sendirian
Setelah 22 tahun menanti, Adrien Brody akhirnya menyabet Oscar 2025 sebagai Aktor Terbaik berkat perannya dalam The Brutalist. Kemenangan ini mengalahkan nominasi berat seperti Timothée Chalamet hingga Ralph Fiennes. Brody, yang sebelumnya menang Oscar 2003 lewat The Pianist, membuktikan bahwa talentanya tak pernah pudar. Dalam pidatonya, ia berterima kasih pada kru, pacarnya Georgina Chapman, serta menyoroti peran imigran di AS—sesuai latar belakang keluarganya.
Momen Ikonik di Red Carpet Oscar 2025
Tak hanya kemenangan, Brody juga mengulang momen ciuman kontroversial dengan Halle Berry seperti di Oscar 2003. Gaya Rudolph, pembawa acara, bahkan menyindir momen ini sebagai "kebiasaan Brody yang tak lekang waktu".
Alur Cerita The Brutalist: Perjuangan Imigran yang Penuh Trauma
Alur cerita The Brutalist mengisahkan László Tóth (Adrien Brody), arsitek Yahudi korban Holocaust yang berimigrasi ke AS bersama istri, Erzsébet (Felicity Jones). Di tanah baru, ia bertemu Harrison Lee Van Buren (Guy Pearce), klien kaya yang memaksanya membangun pusat komunitas megah. Namun, hubungan mereka berubah kelam saat Harrison memperkosa László untuk menunjukkan dominasi.
Penjelasan Film The Brutalist: Akhir yang Menggantung dan Ambigu
Penjelasan film The Brutalist terletak pada epilog tahun 1980, di mana karya László dipamerkan di Venice Biennale. Meski trauma dan konflik personalnya tak terselesaikan, dunia justru mengagumi hasil karyanya. Zsófia (keponakan László) menyampaikan pidato kontroversial: "Bukan perjalanan, tapi tujuan yang penting". Pesannya—penderitaan László tak siapa karena karyanya abadi.
Kontroversi The Brutalist: Adegan Pemerkosaan hingga Nasib Harrison
Salah satu adegan paling brutal adalah ketika Harrison memperkosa László saat mereka ke Italia. Adegan ini memicu kemarahan László hingga menghancurkan hubungannya dengan orang sekitar. Di akhir film, Erzsébet konfrontasi Harrison, tapi ia menghilang tanpa jejak. Penggemar di Reddit berspekulasi: apakah Harrison bunuh diri atau kabar dari malu?
Makna Tersembunyi The Brutalist: Kritik pada Kapitalisme dan Imigrasi
Film ini tak sekadar drama sejarah, tapi juga kritik tajam pada impian Amerika. Karakter Harrison simbol kapitalisme yang memanfaatkan seni tanpa empati. László, sebagai imigran dan seniman, harus menjual trauma demi diakui. Pesannya jelas: kesuksesan tak menghapus luka.
Review The Brutalist: Layakkah Raih Oscar 2025?
Dengan rating 97% di Rotten Tomatoes, The Brutalist disebut sebagai mahakarya Brady Corbet. Akting Brody diakui "menyentuh dan brutal" oleh kritikus, sementara twist ceritanya bikin penonton debat panjang. Bagi generasi 18-25 tahun, film ini relevan membahas isu diskriminasi, mental health, dan harga kesuksesan.
Fakta Menarik: Apakah László Tóth Nyata?
Meski terasa realistis, karakter László Tóth adalah fiksi. Adrien Brody mengaku terinspirasi pengalaman imigran keluarganya untuk membangun peran ini. "Saya paham betul perjuangan jadi orang asing di negeri orang", ujarnya ke CNN.
The Brutalist dan Warisan Adrien Brody di Oscar 2025
Kemenangan Adrien Brody di Oscar 2025 membuktikan bahwa The Brutalist bukan sekadar film—tapi cermin kisah imigran dan seniman yang terus diperdebatkan. Dari alur cerita The Brutalist yang gelap hingga akting memukau, film ini pantas jadi legenda!