Kolaborasi Lyodra, Tiara dan Ziva di Lagu Yovie Widianto, tapi sayangnya...

Kolaborasi Lyodra, Tiara dan Ziva di Lagu Yovie Widianto, tapi sayangnya...

 

Meragukan kemampuan Yovie Widianto di dunia musik sama seperti meragukan kepiawaian Lionel Messi bermain sepakbola. Pencipta banyak lagu cinta ini punya skill musik mumpuni, kemampuan menciptakan banyak hits dan terpenting ia konsisten berkarier industri musik selama hampir empat dekade. 

 

Kini musikus berambut belah pinggir ini baru saja meluncurkan single Menyesal bersama tiga penyanyi muda Tiara, Lyodra dan Ziva. Single yang dirilis pada 3 Maret lalu ini sudah ditonton lebih dari 7 juta kali di YouTube dan menempati trending nomor 1 YouTube Music. 

 

Yovie tak keliru saat ia memutuskan menggandeng tiga nama di atas yang merupakan jebolan Indonesian Idol musim 10. Saat pertama kali mendengar lagu ini, saya langsung suka.

 

Lagu ini dibuka oleh piano yang dimainkan Yovie. Ini sih jaminan enak. Sebab, musisi asal Bandung ini sejak awal kariernya memang lekat dengan instrumen piano. Yovie adalah piano, begitu pula sebaliknya. Intro piano Yovie ini tak lama. Selanjutnya saya langsung terpukau dengan suara Lyodra. 

 

Lyodra membuka lagu ini dengan penghayatan penuh di verse 1

 

Semula ku tak yakin

kau lakukan ini padaku

Meski di hati merasa

Kau berubah saat kau mengenal dia. 

 

Bayangkan, bagaimana rasanya orang yang denial–yang merasa pasangannya begitu setia tapi pada kenyataannya orang yang kamu sayang itu berubah sejak mengenal orang lain. Lyodra sukses menerjemahkan perasaan ini di cara bernyanyinya yang setengah berbisik dan menggunakan teknik falseto.

 

Menyanyikan lagu Menyesal ini, mungkin bagi Lyodra sudah jadi makanan sehari-hari. Ia punya suara rendah dan penuh penghayatan dalam tiap lagu yang ia nyanyikan, sesekali ia juga mengeluarkan teknik vokal whistle alias melengking yang cukup sulit dilakukan. Suara tinggi atau suara rendah bisa ia lakoni dengan baik.

 

Ia terlahir dengan nama Lyodra Ginting. Sejak umur empat tahun sudah mengikuti lomba menyanyi berskala lokal di kota Medan. Saat remaja, Lyodra mulai merintis karirnya sebagai penyanyi nasional di bawah asuhan Gita dan Erwin Gutawa. 

 

Jika di kemudian hari ia terpilih menjadi juara Indonesian Idol season 10 tentu saja itu bukan hal yang mengagetkan.

 

Di bagian reff, Tiara langsung melanjutkan keresahan lagu ini:

Bila cinta tak lagi untukku

Bila hati tak lagi padaku

Mengapa harus dia yang merebut dirimu

 

Bila aku tak baik untukmu

Dan bila dia bahagia dirimu

Aku 'kan pergi meski hati tak akan rela

 

Tiara bernyanyi sama baiknya dengan Lyodra. Dibarengi dengan suara khasnya lembut dan menghanyutkan. Di bagian itu, Tiara sukses memberi kesan ia tak rela pacarnya diambil orang yang ia kenal. 

 

Di bagian saat reff kedua, instrumen string perlahan mulai terdengar yang menandai masuknya suara Ziva. Ziva punya vokal yang riffs and runs atau cara menyanyikan satu suku kata menggunakan beberapa nada yang mampu membuat lagu ini makin megah. 

 

Orkestra di lagu ini memberi kesan megah, yang mampu mengiringi kualitas vokal dari tiga penyanyi tersebut. Sebagai orang awam, saya tak mengerti apa pertimbangan Yovie memilih Lyodra di pembuka lagu, Tiara di reff dan Ziva di verse kedua, tapi sambut menyambut satu sama lain bikin lagu ini terasa begitu hidup. 

 

Tak ada tumpang tindih tindih. Semua terasa pas pada porsinya masing-masing. Coba dengar reff ketiga, masing-masing penyanyi berbagi suara unisono—teknik bernyanyi yang biasa dilakukan oleh kelompok paduan suara.

 

Wah, gila enak banget.

 

Tanpa melebih-lebihkan, tiga penyanyi muda ini sanggup menghidupi tiap pesan di lagu ini. Pemilihan Yovie menyatukan tiga nama ini menurut saya oke banget. Tapi setelah lagu ini selesai saya baru ngeh, kenapa tiga-tiganya alumni Indonesian Idol Season 10, ya? Setelah mencari tahu, ternyata mereka sebelumnya pernah berkolaborasi saat panggung Road To Big 3, Indonesia 2021 membawakan lagu Terlanjur Mencinta

 

Padahal udah mau suudzon, jangan-jangan Idol sesi sebelum atau setelahnya gak ada yang bagus kayak mereka bertiga.

 

Kenapa Gak Bikin Lagu Baru?

 

Kita tak perlu bingung kenapa single Menyesal mendapat sambutan begitu besar dari masyarakat. Jawabannya gampang: Musik, lirik dan tiga penyanyi itu jadi kombinasi resep suksesnya.

 

Selain piawai bermusik dan jago bikin hits seperti yang saya bilang di atas, Yovie memang dikenal pintar memilih kepada siapa lagu ini harus dinyanyikan. Selain di grupnya Kahitna dan Yovie and Nuno, lagu ciptaannya juga membawa berkah untuk penyanyi lain seperti Rio Febrian, Chrisye, Glenn Fredly, Lingua, Andity, Ihsan, Dirly, Ghea, Bening, Lisa A.Riyanto, Hedi Yunus, Dea Mirella, Rossa atau Monita. 

 

Selain mencipatakan lagu untuk solois, Yovie punya kemampuan menyatukan dua penyanyi seperti Glenn Fredly dan Tulus di lagu Adu Rayu. Maka bukan hal yang mengejutkan jika Yovie mampu menyatukan Lyodra, Tiara dan Ziva dalam proyek musik yang ia kerjakan.

 

Tapi, yang menjadi catatan dan pertanyaan saya: mengapa Yovie memilih lagu Menyesal dibawakan oleh tiga diva muda, yang sebelumnya pernah dinyanyikan Ressa Herlambang dan sempat booming pada tahun 2008 silam?

 

Tentu saja, tak ada yang salah dengan membawakan lagu lama. Bagi saya yang mengikuti dan menikmati karya Yovie, saya yakin ia masih sanggup menciptakan lagu baru yang bagus dan tak kalah cemerlang dengan karya-karyanya terdahulu. 

 

Menurut saya keputusan membawakan lagu Menyesal hanya memberi kesan main aman. Atau, Yovie merasa yakin jika berkolaborasi dengan Lyodra, Tiara dan Ziva, mau nyanyi lagu apa pun publik masti menerima, kok? Tapi, ya, semoga saya salah.

 

Padahal andai Yovie mau menciptakan lagu baru untuk ketiga penyanyi muda tersebut hasilnya juga bakal keren dan saya yakin lagu baru itu bakal mendapat sambutan hangat, mengingat nama Lyodra, Tiara dan Ziva yang sedang melejit di industri musik Tanah Air. Yovie Widianto, dengan segala pencapaian musiknya hari ini, bukan Ahmad Dhani yang sudah mentok dan mengandalkan skill poles-poles kejayaan lampau. Cukup Ahmad Dhani saja yang membawakan lagu lama, Yovie Widianto jangan.